Kamis, 14 November 2013

Sebuah Sesal

Kau pergi Jua,Dari hidupku..
Kini sendiri,Di hari-hari ku..
Pulang Kedakapanku,Aku ingin kau selalunya disini..
Hanya hadirmu bisaMenyatukan masa kita berdua..
Kau pergi Jua,Dari hidupku..
Kini sendiri,Di hari-hariku..
Pulang kedakapanku,Aku ingin kau selalunya disini..
Hanya hadirmu bisaMelenyapkan segala sunyi disini..
Pulang Kedakapanku,Aku ingin kau selalunya disini..
Hanya hadirmu bisaMenyatukan masa kita berdua..
Pulang Kedakapanku (kedakapanku)Aku ingin kau selalunya disini..
Hanya hadirmu bisa
Melenyapkan segala sunyi disini..

itulah sebuah lagu (Najwa Latif -kau pergi jua) yang cukup menggambarkan isi hatiku saat ini..
hancur dan aku berharap kau datang kembali untuk membuatnya kembali baik :)
aku tau itu mungkin tak akan terjadi karena ego dan gengsi yang menyulut hati.
aku bahagia, aku juga terluka, aku tak mengerti dengan apa yang saat ini aku rasakan, semuanya membuat dadaku terasa sesak penuh beban berat. aku tau telah banyak memori otakku terisi semua kenanganku bersamamu tapi perlahan aku harus menghapusnya (mungkin) karena tak kulihat sinar matamu yang menuntunku untuk tidak menghapus ingatanku tentang kita.
entahlah...
ya, memang sudah jalannya seperti ini dan aku menikmatinya 

terimakasih Tuhan..
karena kau yang SATU yang setia bersamaku dikala ku jatuh, dan aku bangkit karenamu
ku tahu  kau ada disisiku selalu :)






*sampai berjumpa di lain episode.. :)

Sabtu, 07 September 2013

Bintang Harapan :)

Ini aku bikin tutorialnya, tapi secara garis besarnya aja :D
1. Kalo mau hemat pakai HVS warna atau kertas lipat warna - warni terus dipotong dengan lebar 1cm dan       panjang sesuai selera, semakin panjang semakin bagus tapi ya jangan lebay :D
   *oh iya, boleh juga dituliskan mimpi - mimpi atau harapan kita di kertas yang udah siap dibentuk.
2. kalo udah bentuk seperti gambar nomor 1
3. lanjut, ujung kertas yang pendek masuk ke bagian yang lubang kemudian rapikan seperti gambar nomor 2
4. setelah itu, lilitkan sisa kertas mengikuti pola dasar yaitu segi lima
5. kemudian simpan bagian yang tersisa hingga terlihat seperti gambar nomor 3
6. tekan setiap ujungnya hingga menyerupai bintang seperti gambar "DONE!!!"

    SELESAI... :)




kalo udah terkumpul banyak masukin ke dalam toples yang lucu...
bisa jadi hadiah atau koleksi pribadi untuk hiasan :)
kayak gini nih >>>


lumayanlah untuk ukuran pemula seperti aku :)



Ini progress proyek 1000 bintang untuk 1 bintang yang sangat special :)



-selamat moncoba guys-

Minggu, 21 Juli 2013

PHP???

haduuuuh.. 2013 ini banyak banget ya istilah - istilah baru yang sering kita denger, contohnya aja istilah "PHP" alias Pemberi Harapan Palsu.
nah pas banget nih.. yang mau aku bahas kali ini adalah persepsi kebanyakan orang tentang PHP.
"PHP itu apa sih? # masa lu lu pada gak tau PHP sih? # duuhh kudet lu :3 # gua juga ga tau apaan tuh PHP -_- yuk tanya aja yuk sama si prisca..."

nah.. aku udah ngumpulin beberapa argumen orang - orang nih setelah aku tanyai "apasih PHP?"
# PHP tuh ya paling ngeselin
# orang yang gitu tuh pengen tak jambak trus masukin mukanya ke jamban
# Pemberi Harapan Palsu kan?
# gak usah janjiin apa - apa kalo endingnya palsu!
dan masih banyak celoteh mereka yang aku skip :D

jadi, intinya adalah...
PHP ya?
PHP itu... yap bener banget, kepanjangan PHP adalah Pemberi Harapan Palsu seperti yang udah aku bilang di awal tadi.
emang sih kalo kita diberi harapan - harapan palsu tuh rasanya gak enak banget ya..
jengkelnya minta ampun deh...
tapi coba deh ngaca..
lho kok ngaca? kenapa?
iya ngaca... bukan ngaca buat ngeliat muka kalian :3
tapi ngaca buat koreksi diri.
pepetah bijak bilang "Janganlah berharap banyak kepada sesamamu, karena mereka bukan Tuhanmu"
jadi kalau merujuk dari kutipan pepatah bijak tersebut, apakah masih berlaku kata PHP???
Apakah masih boleh kita mengucapkan ahh ellu PHP!!
sebenarnya kalau kita mau sedikit menurunkan parameter ego kita, mungkin saja tak akan pernah muncul lagi istilah PHP.
karena memang sebenarnya tak ada PHP, hanya karena kita yang berlebihan.
berlebihan dalam menaruh harapan kepada seseorang dengan porsi yang tak sewajarnya.
jadi, ya memang kita yang salah..
ya kita, bukan dia atau mereka yang mencoba memberi jawaban atas harapan yang kita berikan. karena memang mereka harus menjawabnya dan kita yang harus menghargainya dengan tidak terlalu berharap.
HAPUSlah kebiasaan lama kalian jik kalian seperti itu.
kenapa? karena perasaan yang terbelunggu hal seperti itu akan menjadi keruh.
keruh dengan noda - noda kebencian.
bolehlah berharap tapi sewajarnya saja.
berharaplah hanyapada TUHANmu.
ya, karena TUHANmu yang tahu apa yang terbaik untukmu.

tak ada lagi PHP.
tak ada lagi hati yang jengkel.
sekarang TERSENYUMLAH :)



Jumat, 19 Juli 2013

KAMI bukan kita juga bukan kalian

KAMU, 
AKU, 
TEMAN-TEMANmu, 
dan TEMAN-TEMANku...

Kita? ya "kita"
kita yang berbeda dengan kalian dari segi apapun orang menilai.
kamu dan teman - temanmu juga aku dan teman - temanku.
kita memang berbeda dan perbedaan itulah yang membuat kita ga pernah sejalan, terpisah di persimpangan jalan. 
Kalian lebih memilih jalan yang kalian mau dan begitu juga dengan kita, tak ada perdebatan untuk memilih jalan yang sama karena keyakinan masing - masing masih terlalu kuat untuk dipatahkan. 
Sebenenarnya bukan tidak ada tapi tidak akan pernah. 
Tidak akan pernah? ya memang tidak akan pernah terjadi jika selamanya kalian dan kita enggan untuk melebur bersama menjadi satu. 
Meskipun banyak orang berkata "tidak ada yang tidak mungkin" tapi, buatku ini bukan masalah teori atau petuah - petuah kuno yang harus dicerna tapi ini adalah fact yang tak bisa dipungkiri.
Dunia kalian bukan dunia kita, begitu juga kita yang merasa nyaman dengan dunia kita dan semua kebiasaan yang sering kita lakukan bersama (tanpa kalian). 
Rasa nyaman itu tercipta karena kita "terbiasa" melakukan hal yang menurut kita menyenangkan dan belum tentu kalian suka akan hal itu. 
Itulah mengapa kalian dan kita terkotak - kotakkan dengan pemikiran idealis masing - masing.
Karena kalian memiliki pemikiran yang berbeda begitu juga dengan kita yang terlalu menutup diri untuk melebur bersama kalian.
ketahuilah bahwa sesungguhnya kita terlalu gengsi untuk memulai dan kalian juga begitu bukan?
Jadi, apakah hati ini akan selamanya terbelenggu dengan rasa gengsi yang amat berlebihan?
Tidak? ya, jawabannya adalah TIDAK!
mengapa tidak?
Karena manusia seperti kita dan kalian ini adalah mahluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain, apakah kurang rasional jika kita dan kalian ini melebur dan keluar dari belenggu ke-gengsian.
Ayolah... ayo keluar dari belenggu itu!
Kalian bisa? ya bisa
Bagaimana dengan kita, apakah kita bisa? tentu bisa
Sekarang tidak ada lagi hati yang terbelenggu rasa gengsi, arogan, dan egois masing - masing.
Sekarang adalah hati yang penuh dengan rasa saling mengerti, menghargai, dan akan timbul rasa nyaman diantara kita dan kalian.
"Kalian" dan "Kita" menjadi "KAMI"
ya, KAMI yang tak lagi terpisah di persimpangan jalan.
KAMI yang tak lagi terbelenggu dengan pemikiran idealis masing - masing.
KAMI adalah kami yang mau menerima dan mendengar menggunakan hati.

inilah KAMI...
bukan lagi kalian
juga bukan kita
tapi, KAMI.


inilah KAMI... :)

Kamis, 18 Juli 2013

Berhijab? WHY NOT

Menggunakan hijab itu semakin simple maka akan semakin baik. Tidak saja untuk kualitas berhijab Anda secara spiritual, melainkan untuk Anda sendiri sebagai penggunanya. Hijab masa kini memang kaya dengan kreativitas. Masalahnya, nggak semua orang bisa melakukan padu padan atau mix and match pakaian mereka.Nah, Vemale punya beberapa tips untuk mengurangi kebingungan Anda memadupadankan hijab. Coba lakukan beberapa tips berikut ini.

1. Pilih Warna Basic
Pilihlah warna-warna basic. Bila Anda bukan tipe yang telaten berkreasi hijab, pilih hijab dengan warna basic dan tanpa motif. Hijab dengan warna basic misalnya hitam, putih, abu-abu, mocca atau krem. Bila Anda berani, bisa juga memilih warna lain seperti pink, biru dan lain-lain. Namun usahakan Anda memiliki warna basic, karena lebih mudah dipadukan dengan pakaian apapun.

2. Polos Untuk Motif atau Motif Untuk Polos
Bila Anda menggunakan pakaian motif, gunakan jilbab polos. Bila Anda menggunakan pakaian polos, gunakan jilbab motif. Trik seperti ini sangat mudah dan aman bagi Anda yang kesulitan mix and match pakaian muslim. Selain itu, bisa menghindari kesan norak atau berlebihan dalam berbusana.

3. Aksesoris Multifungsi
Pilih aksesoris yang berfungsi untuk berbagai event. Misalnya bros bunga. Satu bros bunga dipadukan dengan pakaian apapun dan jilbab warna basic sudah bisa membuat penampilan Anda istimewa namun tetap sederhana. Pilih bros dengan ukuran sedang dan bentuk yang tidak terlalu ramai.

4. Warna Senada
Bagi Anda yang belum bisa memadupadankan pakaian dengan hijab, menyelaraskan warna pakaian bisa jadi alternatif. Misalnya jilbab abu-abu dipadukan dengan baju putih dan rok panjang hitam. Atau jilbab warna ungu coklat susu, dipadukan dengan baju warna putih tulang (putih agak kekuningan), dan bawahan warna hitam yang cocok dengan warna apapun.
Bagi yang kesulitan untuk memadupadankan hijab dengan pakaian tertentu, Kuncinya adalah dengan menghindari motif yang terlalu ramai atau warna yang tabrak lari.

cekidot >>>

Ini dia.. mbak DP yang eksis dengan gaya fashion "Tabrak Lari" ^.^

Ada juga yang memadu padankan dengan warna pastel yang senada dan eyecathing banget ^.^

Yang mau ngemall... santai tapi tetep kece, boleh nih jadi reverensi ^.^

Sabtu, 01 Juni 2013

Hijab is my choice :)

Segala puji bagi Allah subhanahu wa ta’ala, shalawat dan salam atas Nabi dan Rasul terakhir Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, kepada keluarganya sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti beliau dengan baik.

Sesungguhnya seorang wanita muslimah akan menemukan bahwa di dalam hukum islam ada perhatian yang sangat tinggi terhadap dirinya agar dapat menjaga kesuciannya, agar dapat menjadi wanita mulia dan memiliki kedudukan yang tinggi. Dan syarat-syarat yang diwajibkan pada pakaian dan perhiasannya tidak lain adalah untuk mencegah kerusakan yang timbul akibat tabarruj (berhias diri) dan menjaga dirinya dari gangguan orang-orang. Syariat Ini pun bukan untuk mengekang kebebasannya akan tetapi sebagai pelindung baginya agar tidak tergelincir pada lumpur kehinaan atau menjadi sasaran sorotan mata dan pusat perhatian.

KEUTAMAAN HIJAB: 

Pertama, Hijab merupakan tanda ketaatan seorang muslimah kepada Allah dan Rasul-Nya.
Allah telah mewajibkan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya berdasarkan firmanNya:
وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلالا مُبِينًا
“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. dan Barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya Maka sungguhlah Dia telah sesat, sesat yang nyata.” (QS. Al Ahzab: 36)
Allah juga telah memerintahkan para wanita untuk menggunakan hijab sebagaimana firman Allah:
وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ
“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya.” (QS. An Nuur: 31)
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الأولَى
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah.” (QS. Al Ahzab: 33)
وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ
“Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri- istri Nabi), Maka mintalah dari belakang tabir. cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” (QS. Al Ahzab: 53)
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
“Hai Nabi, Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab: 59)

Kedua, Hijab itu Iffah (Menjaga diri).
Allah menjadikan kewajiban menggunakan hijab sebagai tanda ‘Iffah (menahan diri dari maksiat). Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
“Hai Nabi, Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab: 59)
Itu karena mereka menutupi tubuh mereka untuk menghindar dan menahan diri dari perbuatan dosa, karena itulah Allah menjelaskan manfaat dari hijab ini, “karena itu mereka tidak diganggu.” Ketika seorang muslimah memakai hijabnya dengan benar maka orang-orang fasik tidak akan mengganggu mereka dan pada firman Allah “karena itu mereka tidak diganggu” sebagai isyarat bahwa mengetahui keindahan tubuh wanita adalah suatu bentuk gangguan berupa godaan dan timbulnya minat untuk melakukan kejahatan bagi mereka.

Ketiga, Hijab itu kesucian.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ
“Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri- istri Nabi), Maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” (QS. Al Ahzab: 53)
Allah subhanahu wa ta’ala menyifati hijab sebagai kesucian bagi hati orang-orang mukmin, laki-laki maupun perempuan. Karena mata bila tidak melihat maka hati pun tidak akan bernafsu. Pada keadaan ini maka hati yang tidak melihat maka akan lebih suci. Keadaan fitnah (cobaan) bagi orang yang banyak melihat keindahan tubuh wanita lebih jelas dan lebih nampak. Hijab merupakan pelindung yang dapat menghancurkan keinginan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya, Allah berfirman:
إِنِ اتَّقَيْتُنَّ فَلا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلا مَعْرُوفًا
“Jika kalian adalah wanita yang bertakwa maka janganlah kalian tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah Perkataan yang baik.” (QS. Al Ahzab: 32)

Keempat, Hijab adalah pelindung.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
“Hai Nabi, Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59)

Kelima, Hijab itu adalah ketakwaan.
يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ ذَلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ
“Hai anak Adam, Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. dan pakaian takwa Itulah yang paling baik. yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, Mudah-mudahan mereka selalu ingat.” (QS. Al-A’raf: 26)

Keenam, Hijab menunjukkan keimanan.
Allah subhanahu wa ta’ala tidaklah berfirman tentang hijab kecuali bagi wanita-wanita yang beriman, sebagaimana firmannya, “Dan katakanlah kepada wanita-wanita beriman.”(QS. An-Nuur: 31), juga firman-Nya: “Dan istri-istri orang beriman.” (QS. Al-Ahzab: 59)
Dalam ayat-ayat di atas Allah menghimbau kepada wanita beriman untuk memakai hijab yang menutupi tubuhnya. Ketika seorang wanita yang benar imannya mendengar ayat ini maka tentu ia akan melaksanakan perintah Tuhannya dengan senang hati. Maka bagaimanakah iman seorang wanita yang mengetahui ada perintah dari Rabbnya kemudian ia tidak melaksanakannya, bahkan ia melanggarnya dengan terang-terangan di hadapan umum !!! (contohnya mengumbar aurat di muka umum).

Ketujuh, Hijab adalah rasa malu.
Rasulullah bersabda:
إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلاَمِ النُّبُوَّةِ الْأُوْلىَ : إِذَا لَمْ تَسْتَحِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ
“Sesungguhnya yang didapatkan manusia pada ucapan nubuwwah yang pertama kali: Jika kalian tidak malu maka lakukanlah perbuatan sesuka kalian.” (HR. Bukhari)
Wanita yang mengumbar auratnya tidak disangsikan lagi bahwa tidak ada rasa malu darinya, ia mengumbar auratnya di mana-mana tanpa ada perasaan risih darinya, ia menampilkan perhiasan yang tidak selayaknya dibuka, ia memamerkan barang berharganya yang pantasnya hanya layak untuk ia berikan kepada suaminya, ia membuka sesuatu yang Allah perintahkan untuk menutupnya!

Kedelapan, Hijab adalah ghirah (rasa cemburu).
Hijab berbanding dengan perasaan cemburu yang menghinggapi seorang wanita sempurna yang tidak senang dengan pandangan-pandangan khianat yang tertuju pada istri dan anak wanitanya. Betapa banyak pertikaian yang terjadi karena wanita, betapa banyak tindakan buruk yang terjadi kepada wanita serta betapa banyak seorang lelaki gagah yang menjadi rusak karena wanita. Wahai para wanita jagalah aurat kalian supaya kalian menjadi wanita-wanita yang terhormat! Wahai para lelaki perintahkanlah kepada keluargamu untuk menutup auratnya dan cemburulah kepada orang-orang dekatmu yang membuka auratnya di hadapan orang lain karena tidak ada kebaikan bagi seseorang yang tidak mempunyai perasaan cemburu!.

HIKMAH DARI FIRMAN ALLAH:
الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا مِائَةَ جَلْدَةٍ
“Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, Maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera.” (QS. An Nuur: 2)
Dalam ayat ini Allah menyebutkan seorang pezina perempuan terlebih dahulu daripada pezina laki-laki, karena dalam perzinaan seorang wanitalah yang menentukan akan terjadi atau tidaknya perzinaan, ketika seorang wanita membuka hijabnya dan membuka dirinya untuk berdua-duaan dengan seorang pria maka wanita ini telah membuka pintu selebar-lebarnya untuk terjadinya perzinaan! Wallahul musta’an.

pagi yang penuh rasa syukur




hoaaaaaaaaaaamm....
alhamdulillah aku masih bisa bangun pagi ini.. :)

pagi bloggers... ^.^
ceritaku pagi ini???
semalem aku tidur jam 00:25 lhooo :D
kalo kalian nanya aku ngapain aja, semalem aku habis satnite sama pacarku #via mobile and sosmed -__- #maklum LDRan #sedih banget kan :(
pas mau tidur aku nyalain alarmku pas jam 05:00
kriiiiiing krriiiiing... #alarmku berdering
bangun subuh dan tidur lagi... :D
tepat jam 09:00 kakiku digigit nyamuk sialan -__-
jadi kebangun kan..


tapi, makasih ya muk udah bangunin aku meskipun caramu gak sopan -__-

apa cerita kalian pagi ini?


creative



Kreatif adalah bagian dari seni...
karena kreatiflah seni menjadi indah..
dan tak ada yang salah dengan seni..
karena itulah aku suka seni :)